1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sosial

Ada Apa di Balik #GelangKode yang Sedang Viral?

3 Mei 2018

Media sosial di Indonesia tiba-tiba ramai oleh tagar #GelangKode yang meniupkan teori konspirasi, bahwa pelaku dan korban intimidasi pada Jakarta Car Free Day bersekongkol satu sama lain.

https://p.dw.com/p/2x6gS
Symbolbild - Twitter Logo auf Handydisplay
Foto: picture-alliance/AP Photo/M. Rourke

Belakangan jagad Twitter diramaikan dengan tagar #GelangKode yang bersumbu pada kasus penganiayaan terhadap seorang ibu di sela-sela aksi kampanye #2019GantiPresiden di JakartaCar Free Day akhir pekan silam.

Gelang berbentuk tasbih milik korban intimidasi di CFD Susi Ferawati itu menjadi sorotan setelah pemilik akun @NetizenTofa mencurigai adanya konspirasi lantaran gelang serupa digunakan oleh para pelaku intimidasi dan peserta kampanye #DiaSibukKerja. Ia pun mengendus adanya keterkaitan antara korban dan pelaku.

Sontak tudingan tersebut dibantah Susi. Ia mengatakan gelang berwarna gelap itu dibelinya di Madinah, Arab Saudi, 2017 silam. "Nggak ada. Ini buat zikir ini, saya ke mana-mana kalau jalan rasa khawatir ya dipakai buat zikir," kata Fera seperti dikutip Detik.com.

Saking ramainya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga harus memberikan klarifikasi lantaran mengenakan gelang serupa. "Oh gelang ini untuk tasbih, isinya batu. Saya juga hiasannya pakai gelang kok dan sudah sering," katanya kepada Detik.

Kepada CNN Indonesia pemilik akun tersebut, Mustofa Nahrawardaya, meyakini gelang tersebut memiliki arti tertentu. Ia bahkan menyamakan aksi Susi Ferawati bak sebuah "operasi intelijen."

"Ini saya anggap kode-kode khusus, mungkin para peserta ini enggak tahu, kan. Mungkin mba Susi juga enggak tahu dari mana dapat gelang itu. Belum tentu orang-orang ini paham mereka masuk dalam kelompok itu, yang tahu adalah yang mengatur," katanya.

rzn/ap (detik, cnnindonesia)